Senin, 22 Juni 2020

VEKTOR

VEKTOR

Hay, selamat malam. Dipertemuan kali ini kita bakal bahas tentang vektor yahh
Mari kita sama-sama belajar yahhh

Sebelum ke vektor nya kita harus tau bahwa satuan dalam ilmu fisika terdiri dari 2 jenis, yaitu :
1. Satuan skalar = Satuan yang hanya memiliki nilai
     Contoh : Massa, panjang, suhu dll
2. Satuan Vektor = Satuan yang memiliki nilai dan arah
    Contoh : Kecepatan, percepatan, medan listrik, medan magnet dll

Dalam penjelasan tentang jarak dan perpindahan kita akan lebih memahami apa itu vektor yang sebenarnya.
 Jarak  itu adalah panjang lintasan yang ditempuh suatu benda yang bergerak, sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi benda dari posisi awal sampai pada posisi akhir.
        Misalnya nih, ada seorang yang berjalan ke arah barat sejauh 5 meter, lalu melangkah sejauh 7 meter ke arah timur. Dari penjelasan tersebut kita bisa memahami bahwa jarak yang ditempuh orang itu adalah 5+7 meter= 12 meter. Tapi, jika ditanyakan berapa perpindahan yang dialami orang itu, maka kita dapatkan nilanya 5-7= -2 kearah barat atau 2 meter kearah timur. Tentu nilai minus hanya digunakan untuk menyatakan arahnya. Minus yang disini berarti berlawanan arah dari arah yang ditetapkan.

Vektor dilambangkan dengan suatu anak panah yang memiliki pangkal dan ujung.

Pada gambar disamping dapat kita lihat bahwa
A yang merupakan pangkal
B  yang merupakan ujung
dan  yang merupakan vektor dari AB
 = 





Dalam hal ini vektor memiliki beberapa sifat :
1. Dapat dipindahkan asalkan besar dan arahnya tidak berubah
2. Dapat dilakukan operasi matematika
3. Dapat diuraikan


PENJUMLAHAN VEKTOR


Nah, seperti sifatnya yang dapat mengalami operasi matematik, maka mari kita bahas operasi yang paling sederhana ini. Dalam operasi penjumlahan vektor, ada beberapa metode yang dapat digunakan yaitu:

A. Metode poligon

  1. Gambar vektor pertama
  2. Gambar vektor kedua dengan meletakkan pangkal vektor kedua diujung vektor pertama
  3. Lakukan hal yang sama bagi vektor-vektor selanjutnya
  4. Resultan vektor didapatkan dengan menghubungkan pangkal vektor yang pertama ke ujung vektor terakhir
Contoh :

B. Metode jajaran genjang

Langkah menentukan resultan vektor dengan metode jajar genjang adalah sebagai berikut

  1. Gambar vektor pertama dan kedua dengan titik pangkal berhimpit
  2. Gambar pasangan sisi-sisi tersebut sehingga membentuk jajaran genjang
  3. Resultan vektor adalah diagonal jajaran genjang dengan titik pangkalnya sama dengan titik pangkal kedua vektor





Arah resultan R ditentukan dengan persamaan :



C. Metode Analis

  1.  Buat sumbu X dan Y pada titik tangkap pangkal semua vektor
  2. Uraikan komponen-komponen setiap vektor pada sumbu X dan Y
  3. Hitung resultan sumbu X dikalikan nilainya dengan 
  4. Hitung juga resultan sumbu Y
  5. Besar dan arah resultan vektor dapat ditentukan dengan persamaan






          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GOLONGAN DAN PERIODE DALAM TABEL UNSUR PERIODIK

Halo teman-teman saat ini kita akan membahas tentang golongan dan periode pada tabel periodik unsur. Yuk kita mulai GOLONGAN TABEL PERIOD...