VEKTOR
Hay, selamat malam. Dipertemuan kali ini kita bakal bahas tentang vektor yahhMari kita sama-sama belajar yahhh
Sebelum ke vektor nya kita harus tau bahwa satuan dalam ilmu fisika terdiri dari 2 jenis, yaitu :
1. Satuan skalar = Satuan yang hanya memiliki nilai
Contoh : Massa, panjang, suhu dll
2. Satuan Vektor = Satuan yang memiliki nilai dan arah
Contoh : Kecepatan, percepatan, medan listrik, medan magnet dll
Dalam penjelasan tentang jarak dan perpindahan kita akan lebih memahami apa itu vektor yang sebenarnya.
Jarak itu adalah panjang lintasan yang ditempuh suatu benda yang bergerak, sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi benda dari posisi awal sampai pada posisi akhir.
Misalnya nih, ada seorang yang berjalan ke arah barat sejauh 5 meter, lalu melangkah sejauh 7 meter ke arah timur. Dari penjelasan tersebut kita bisa memahami bahwa jarak yang ditempuh orang itu adalah 5+7 meter= 12 meter. Tapi, jika ditanyakan berapa perpindahan yang dialami orang itu, maka kita dapatkan nilanya 5-7= -2 kearah barat atau 2 meter kearah timur. Tentu nilai minus hanya digunakan untuk menyatakan arahnya. Minus yang disini berarti berlawanan arah dari arah yang ditetapkan.
Vektor dilambangkan dengan suatu anak panah yang memiliki pangkal dan ujung.
Pada gambar disamping dapat kita lihat bahwa
A yang merupakan pangkal
B yang merupakan ujung
dan
Dalam hal ini vektor memiliki beberapa sifat :
1. Dapat dipindahkan asalkan besar dan arahnya tidak berubah
2. Dapat dilakukan operasi matematika
3. Dapat diuraikan
PENJUMLAHAN VEKTOR
Nah, seperti sifatnya yang dapat mengalami operasi matematik, maka mari kita bahas operasi yang paling sederhana ini. Dalam operasi penjumlahan vektor, ada beberapa metode yang dapat digunakan yaitu:
A. Metode poligon
- Gambar vektor pertama
- Gambar vektor kedua dengan meletakkan pangkal vektor kedua diujung vektor pertama
- Lakukan hal yang sama bagi vektor-vektor selanjutnya
- Resultan vektor didapatkan dengan menghubungkan pangkal vektor yang pertama ke ujung vektor terakhir
Contoh :




B. Metode jajaran genjang
Langkah menentukan resultan vektor dengan metode jajar genjang adalah sebagai berikut- Gambar vektor pertama dan kedua dengan titik pangkal berhimpit
- Gambar pasangan sisi-sisi tersebut sehingga membentuk jajaran genjang
- Resultan vektor adalah diagonal jajaran genjang dengan titik pangkalnya sama dengan titik pangkal kedua vektor
Arah resultan R ditentukan dengan persamaan :
C. Metode Analis
- Buat sumbu X dan Y pada titik tangkap pangkal semua vektor
- Uraikan komponen-komponen setiap vektor pada sumbu X dan Y
- Hitung resultan sumbu X dikalikan nilainya dengan
- Hitung juga resultan sumbu Y
- Besar dan arah resultan vektor dapat ditentukan dengan persamaan




Tidak ada komentar:
Posting Komentar